Beranda Politik & Hukum Ketua DPW PSI Sultra Bantu Korban Banjir Gelombang Pasang di Pulau Masudu

Ketua DPW PSI Sultra Bantu Korban Banjir Gelombang Pasang di Pulau Masudu

111
0

Ketua DPW PSI Sultra Kasra Jaru Munara kunjungi Pulau Masudu untuk berikan bantuan sembako. (Wonuabombana.com/Sumardin WB)

WONUABOMBANA.COM, Pulau Masudu – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia (DPW PSI) Sulawesi Tenggara, Sabtu (10/4/2021) Sore, mengunjungi masyarakat yang terkena musibah badai atau banjir gelombang pasang (Air Laut) di Pulau Masudu Kecamatan Poleang Tenggara, Kabupaten Bombana. 

Ketua DPW PSI Sultra Ir. H. Kasra Jaru Munara, M.Sc bersama beberapa kader tergerak hatinya untuk turun langsung meninjau ketempat kejadian sekaligus membantu para korban terdampak Badai dan Gelombang Pasang. Karena musibah itu, sedikitnya ada 5 rumah warga yang rusak parah dan ambruk termasuk bangunan sekolah. 

Kehadiran rombongan Ketua DPW PSI Sultra ditempat kejadian tidak lain dan tidak bukan selaku bentuk solidaritas serta jiwa empati yang tinggi sesama anak Wonua Bombana dalam membantu meringankan beban yang dialami oleh Masyarakat setempat walaupun dengan bantuan seadanya.

“Bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah tertimpa musibah pada saat pandemi”, kata Kasra Jaru Munara.

Salahsatu kondisi bangunan di Pulau Masudu-Poleang Tenggara, yang rusak akibat badai dan gelombang pasang.

Meski begitu, Jusman S.Pd sebagai salahsatu Masyarakat Pulau Masudu yang juga merupakan korban terdampak merasa sangat bersyukur akan kehadiran Ketua DPW PSI Sultra ditengah duka yang mereka alami.

“Kami sangat bersyukur akan kehadiran Pak Haji Kasra Jaru Munara ditengah-tengah kami. Minimal, duka yang kami alami sedikit terobati. Apalagi kehadiran beliau ternyata membawa sembako dan dibagikan kepada masyarakat, ini adalah bentuk kepedulian yang nyata”, terang Jusman.

Dirinya pula menyampaikan kalau apa yang diberikan H. Kasra kepada mereka (Masyarakat Pulau Masudu), tidak dlihat dari jenis barang dan nilainya. Akan tetapi, perhatian beliau yang patut diapresiasi jelas Jusman seraya memperagakan ungkapan masyarakat lainnya.

Jusman menuturkan, karena musibah yang telah menimpah Dusun 4 Desa Terapung Pulau Masudu dimana ia tinggal bersama 200 lehih Kepala Keluarga (KK) lainnya, kerugian yang mereka alami tidak sedikit katanya. Bila ditaksir berkisar puluhan Juta Rupiah.

“Akibat musibah ini, tidak sedikit kerugian yang kami alami. Bahkan pagar Masjid hasil patungan Warga sebanyak 20 juta ikut hancur. Belum lagi bangunan umum lainnya seperti Sekolah yang juga ikut terendam”, keluh Jusman yang juga berprofesi sebagai Guru.

Sebagai informasi yang telah dihimpun media ini, kejadian banjir gelombang pasang di Pulau Masudu terjadi Jum’at 2 April kemarin. Bersyukur, dalam kejadian ini Alhamdulillah tidak memakan korban jiwa. Namun begitu, Jusman mewakili Masyarakat Dusun 4 Pulau Masudu meminta perhatian serius terhadap pemerintah Kabupaten Bombana agar sudi kiranya membuat sesuatu sehingga bisa meminimalisir hantaman gelombang tinggi bila sewaktu-waktu bisa saja kembali terjadi. (w/b)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here