Beranda Uncategorized Inspiratif, Sudah Umur 70 an, Masih Semangat Kerja, Katanya: Jangan Malas

Inspiratif, Sudah Umur 70 an, Masih Semangat Kerja, Katanya: Jangan Malas

29
0
Ilustrasi (Sumber : Google.com)

WONUABOMBANA.COM, RUMBIA – Pola hidup setiap orang berbeda-beda. Ada yang menjalani hidupnya dengan santai, adapula yang menjalaninya dengan memanfaatkan setiap harinya untuk bekerja, mencari Rezky yang halal tanpa harus bermalas malasan dengan alasan apapun. Meski begitu, kesehatan selalu jadi prioritas. Terlebih lagi hubungan dengan sang pencipta harus senantiasa terjaga, sehingga hidup kita tenang dan diberkahi.

Seperti halnya sosok inspiratif yang satu ini mengungkapkan jika, sejak dirinya remaja hingga beranjak dewasa, bahkan sampai umur seperti sekarang (70 an), dia selalu berfikir positif atas apa yang telah ia dapatkan. Karena menurutnya, tidak semua apa yang diinginkan lantas harus didapatkan. “Kita harus selalu bersabar dan ikhlas atas Rezky yang telah Allah SWT., berikan terhdap kita”, Cetusnya, sebut saja dia si Tua.

Dirinya menambahkan, kalau apa yang Orang-orang lihat hari ini terhadapnya bukanlah didapatkan begitu saja tanpa didorong dengan kerja keras, lalu dibarengi dengan Do’a. Sebab, kalau kalau salahsatunya tidak ada, maka akan sia-sia timpalnya.

Memulai karier sebagai Tukang Batu dikampung orang, Ujung Pandang, yang kini kemudian berubah Nama menjadi Makassar, tidaklah mudah katanya. Dia menuturkan, jika disanalah dirinya banyak mendapatkan pengalaman hidup. Sembari tersenyum haru, si Tua ini berkisah kalau pentingnya memiliki keterampilan.

“Saya merantau dikampung orang tidak berbekal ilmu yang mumpuni, karena saya memang tidak punya sekolah. Namun, saya memiliki keterampilan sebagai Tukang Batu. Nah, modal itulah sehingga saya bisa bertahan hidup di Kota Besar kala itu sembari mencari pengalaman. Setelah 30 Tahun disana (Makassar), pada akhirnya saya balik kampung dan menikah”, ujarnya.

Tidak sampai disitu saja lanjut si Tua, dikampung halaman dia memulai aktifitas baru, yakni berbisinis. “Lewat berbisnilah saya dulu sehingga saya bisa beli Tanah, Sapi, dan Membangun Rumah. Jadi saat ini, setelah tenaga saya sudah banyak berkurang, saya tinggal fokus pergi ke kebun, atau pergi ke kandang lihat Sapi”,.

Diakhir ceritanya, dia juga taklupa mengingatkan untuk semua kaulah mudah agar terus berusaha selama masih muda dan sehat. Sebab, hidup butuh makan katanya. Manfaat lainnya, dihari “Tua” nanti Insya Allah, kita tinggal menikmati hasil jeripayah kita sebelumnya. Dan menikmati hidup, serta meningkatkan Taqwa kita kepada sang yang Khalik. (w/b)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here