Beranda Life Style Guna Mencegah Kerusakan Gigi Terhadap Anak, Begini Penjelasan Dokter Gigi

Guna Mencegah Kerusakan Gigi Terhadap Anak, Begini Penjelasan Dokter Gigi

56
0

drg. Andi Ika Purnama Putri: untuk menghindari kerusakan Gigi terhadap anak, orang tua khususnya para ibu harus rutin mengontrol atau membersihkan gigi pada bua hati mereka-red. (Wonuabombana.com/Sumardin WB)

WONUABOMBANA.COM, Anak adalah harta yang tiada taranya bagi orang tua. Dan anak pula merupakan Rahmat yang telah dititipkan oleh sang pencipta kepada umat manusia. Oleh karena itu, tanggung jawab orang tua tidak hanya memantau tumbuh kembang anak dalam hal pembentukan karakter maupun kepribadian anak, melainkan secara menyeluruh. Termasuk pola hidup sehat sudah harus diterapkan sejak dini sehingga mereka terhindar dari berbagai penyakit.

Salah satu organ tubuh terpenting dan kerap diserang penyakit saat ini bukan hanya pada Anak-anak, melainkan orang dewasa hingga orang tua yakni, sakit gigi. Ya, penyakit ini memang banyak kita jumpai dimana-mana. Mungkin ada beberapa faktor penyebabnya, namun faktor utamanya tidak terlepas dari makanan yang kita konsumsi setiap harinya. Ditambah lagi kebiasaan buruk sebahgian masyarakat yang terkadang menyepelehkan pola hidup sehat.

drg. Andi Ika Purnama Putri saat ditemui disela kesibukannya mengatakan kalau kasus sakit gigi terhadap anak saat ini di Wilayahnya cukup serius. Meski begitu, dirinya tidak bisa menaksir berapa jumlah pasien pertahunnya, apalagi perbulan. “Saya tidak bisa menaksir berapa jumlah pasien sakit gigi terhadap anak dalam setiap Tahunnya. Akan tetapi setiap bulan tidak pernah kosong, selalu saja datang dengan keluhan yang sama”, ujarnya.

Bertugas di Puskesmas Kecamatan Poleang Utara, Kabupaten Bombana sejak akhir Desember 2017 kemarin, Ibu Ika sapaan akrabnya sudah tidak kaget melayani pasien anak yang terbilang umur masih sangat muda. Yaitu antara 5 – 6 Tahun pada umumnya. Sehingga berangkat dari itu, drg. Ika menekankan kepada seluruh orang tua dimanapun berada agar senantiasa memantau tumbuh kembang sibuah hati terutama kebersihan giginya.

“Saya mengimbau kepada seluruh orang tua khusunya para ibu harus bisa menjaga kebersihan gigi anak sejak balita. Caranya, kalau balitanya minum susu, apalagi diberikan makan tambahan atau Asi sekalipun, seusai itu, ibunya harus mengambil kain yang halus dan bersih, lalu disiapakan air hangat. Kemudian kain tadi dicelupkan lalu dilap lembut pada gusi atau gigi anak. Apa manfaatnya?, supaya sisa makanan terutama yang mengandung manisan tidak melekat pada gusi begitupula yang sudah memiliki gigi yang nantinya bisa memicu gigi berulat”, jelas Ika.

Masalah lain yang kerap muncul setelah gigi anak habis dimakan ulat tambahnya, calon gigi baru bukan lagi tumbuh kebawah maupun keatas, melainkan kedepan. Dengan kata lain, gigi ini tumbuh menusuk bibir (Ulkus Decelitus). Pemicunya padasaat anak memakan sesuatu, sementara giginya sudah habis termakan ulat, dengan begitu, gusi bawah dan atas akan mengalami tekanan. Nah disitulah yang kemudian gigi justru biasanya tumbuh kedepan menembus bibir.

“Apapun masalahnya yang berkaitan dengan gigi, tidak perlu cemas. Datang saja langsung ke Dokternya, pasti ada solusi”, tutupnya. (w/b)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here